Friday, December 18, 2015

Menghapus Virus Facebook

Artikel ini ditulis untuk servis lcd tv. Facebook Anda tanpa sepengetahuan Anda menyebarkan link gambar atau video pornografi di grup yang Anda ikuti? Atau teman Anda? Itu pertanda komputer Anda terjangkit semacam malware yeng sebut saja virus facebook. Ikuti langkah-langkah berikut, atau share link artikel ini kepada teman-teman Anda.
Virus yang menyebarkan gambar p*rno melalui grup facebook cukup menyebalkan. Entah itu akun kita yang terjangkit maupun akun salah satu member grup yang kita ikuti yang terjangkit virus tersebut, dua-duanya cukup menyebalkan. Bagaimana tidak? Virus tersebut menyebar melalui situs p*rno atau link-link berbau pornografi. Jadi, akun facebook yang terjangkit virus itu dapat dipastikan telah mengunjungi situs-situs terlarang tersebut, baik secara sengaja, tertipu, ataupun kecelakaan. Hancurlah reputasi kita!

Jenis Virus dan Cara Penyebarannya

Malware ini merupakan trojan yang masuk ke komputer Anda dengan kemasan software/plugin/addon palsu yang menipu Anda. Beberapa Antivirus mengidentifikasinya sebagai Koobface Virus. Setelah komputer Anda terjangkit, malware ini akan membajak akun facebook Anda dan menyebarkan link dengan gambar-gambar atau tampilan video yang mengundang penasaran seperti gambar/video p*rno, sadistis, lucu, atau berita dengan judul mencengangkan, Intinya,menarik perhatian kita untuk mengklik link tersebut.
Beberapa saat lalu, malware ini menyebarkan link dengan membuat post status di grup, dan kini beralih ke area komentar. Konten link bermacam-macam namun modusnya tetap sama.
Link-link juga disebarkan melalui website-website p*rno, banner/iklan, spam email, facebook post (status), facebook comment, dan facebook message, dan sebagainya. Setelah link tersebut diklik, Anda akan menuju suatu halaman situs dan muncul peringatan bahwa browser Anda tidak mendukung dan diminta untuk menginstall plugin/add-on tertentu, seperti Youtube Extenssion.

Virus facebook meminta menginstal add-on (palsu) pada Chrome web browser

Virus facebook meminta menginstal add-on (palsu) pada Firefox web browser

Virus ini juga menjebak Anda melalui ajakan menggunakan aplikasi facebook (facebook apps) seperti aplikasi facebook yang menawarkan kemampuan untuk mengetahui siapa saja yang melihat profil facebook Anda, aplikasi mengubah latar (background) halaman facebook Anda, juga berupa undangan dan permintaan pertemanan (meminta Anda meng-add temannya),


Pencegahan

Untuk mencegah terjangkit virus ini, mudah saja.
  • Jangan mengunjungi situs-situs terlarang seperti situs p*rno dan judi/kasino online.
  • Jangan mudah terprovokasi untuk mengklik link yang diberikan oleh orang lain meskipun serupa link ke profil seseorang atau mirip link ke portal berita online.
  • Selalu periksa "link asli" sebelum mengkliknya. Link asli ditunjukkan pada bagian kiri bawah atau kanan bawah browser Anda. Terkadang virus memanipulasi gambar seolah-olah berasal dari youtube atau portal berita mainstream padahal bukan.

    Cara untuk mengeceknya adalah dengan meletakkan kursor mouse pada gambar (GESER TAPI JANGAN DIKLIK)
  • Install dan update Antivirus dan Anti-Spyware andalan Anda. (Saya pribadi menggunakan Avast Free Antivirus dan cukup manjur dengan memberikan peringatan dan memblok saat situs yang hendak saya kunjungi ternyata menyebarkan malware)

Pembersihan Virus (Malware)

  1. Ganti password facebook Anda, caranya:
  2. Logout semua aktivitas facebook dengan cara:
  3. Bersihkan browser Anda dengan cara:
    1. Untuk Chrome copy-paste chrome://extensions/ pada address bar dan tekan Enter
    2. Periksa extensions yang mencurigakan (Youtube Extenssion) dan hapus dengan mengklik simbol tempat sampah.
    3. Untuk Firefox copy-paste about:addons pada address bar dan tekan Enter atau tekan Ctrl+Shift+A
    4. Klik tab Extensions di bagian kiri layar
    5. Disable extensions yang mencurigakan (Youtube Extenssion)
  4. Scan PC Anda dengan antivirus andalan Anda. Beberapa windows expert menyarankan untuk menggunakan AdwCleaner.
  5. Buka https://web.facebook.com/login/ dan klik Forgot password? atau Lupa kata sandi?
  6. Ikuti langkah-langkahnya untuk mengubah lagi password Anda.
  7. Setelah password Anda ganti, login ke facebook dan cek apakah akun Anda masih mengirimkan link virus. Tanyakan kepada teman grup untuk memastikannya.
Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Read more

Thursday, October 03, 2013

Electronic Clinic Pindah Lokasi Praktik


Electronic Clinic terhitung semenjak September 2013 memindahkan lokasi praktik servis lcd di daerah Pondok Labu, Jakarta Selatan. Alamat lengkap kami adalah sebagai berikut.
Electronic Clinic
Jl. Margasatwa No. 10 (samping Gg. Melati)
Pondok Labu, Jakarta Selatan
Telp. 021 4000 3139
Adapun untuk nomor handphone, e-mail, YM, dan web tidak mengalami perubahan.
Segala aktifitas kami telah resmi pindah ke lokasi baru tersebut. Oleh karena itu, sehubungan dengan adanya lokasi baru, segala aktifitas dengan mengunakan alamat Jl. Damai Raya No. 11, Cipete Utara, Jakarta Selatan (lokasi lama) sudah tidak ada sangkut pautnya dengan kami. Demikian kami umumkan kepada seluruh rekan dan pelanggan setia untuk dijadikan perhatian. Terima kasih.
Read more

Monday, December 03, 2012

Tips Menghindari Penipuan Jual-Beli Online

Perkembangan pengguna internet banyak dimanfaatkan sebagai prospek yang mendatangkan keuntungan bagi banyak orang. Salah satunya dengan memanfaatkannya sebagai media jual-beli - termasuk Electronic Clinic. Bagaimana tidak, tanpa memiliki kios/toko Anda sudah bisa berjualan. Buat pembeli, tanpa perlu keluar rumah pun mereka bisa memiliki barang yang dibelinya. Namun, tidak sedikit yang memanfaatkannya sebagai ajang penipuan untuk memperoleh keuntungan berlipat. Banyaknya kasus penipuan yang terjadi tidak serta-merta membuat para pengguna internet waspada. Minimnya kepedulian mereka akan kasus-kasus penipuan yang pernah terjadi membuat mereka menjadi korban berikutnya. Dan korban-korban penipuan pun terus berjatuhan. Namun jangan bersikap skeptis dengan menghindari semua toko online. Masih banyak rekan-rekan pedagang online yang bersikap jujur mencari rejeki halal. Jangan karena untuk membunuh satu tikus, harus membakar lumbung padi :D Bukan jual-beli online-nya yang harus dihindari, melainkan penipuannya. Jangan karena nila setitik rusak susu sebelahnya... eh, sebelanga. Dari beberapa kasus penipuan yang pernah terjadi, berikut tips untuk menghindarkan diri kita agar tidak menjadi korban penipuan jual-beli online.
  1. Kenali penjual
    Jika Anda belum mengenal penjual sacara langsung, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan menelusuri akun penjual melalui nama, nomor telepon, dan nomor rekeningnya pada search engine. Banyak laporan penipuan di situs, blog, dan forum yang dapat Anda temukan. Jika Anda menemukan laporan penipuan menyangkut penjual tersebut, sebaiknya Anda tidak mengambil risiko untuk melanjutkan bertransaksi secara online kecuali jika komplain tersebut mendapat tanggapan dari pihak penjual. Terkadang, banyak pula yang melakukan black campaigne alias fitnah demi menjatuhkan saingan usaha.
    Cek Electronic Clinic aah... :)
    Alhamdulillah belum ada komplain mengenai pelayanan Electronic Clinic dan kami akan berusaha untuk tetap bersih
  2. Tingkatkan kewaspadaan Anda 100x lipat saat membeli gadget
    Gadget seperti handphone, tablet, notebook/laptop adalah barang dagang yang paling banyak digunakan sebagai sarana penipuan. Alasannya:
    • Informasi mengenai gadget banyak tersedia di internet. Penipu sering memasang spesifikasi gadget agar terlihat seakan-akan mereka adalah penjual profesional.
    • Gadget memiliki pangsa pasar yang luas. Banyak orang yang membutuhkan gadget sebagai gaya hidup maupun menunjang aktifitas. Bahkan banyak di antara kita yang memiliki lebih dari satu gadget. Perkembangan gadget yang cepat membuat para konsumen sering berganti-ganti gadget demi eksistensi dan mengikuti perkembangan. Pangsa pasar yang luas ini memperbesar kemungkinan bagi si penipu untuk memperoleh korban.
    • Gadget memiliki banyak kemungkinan untuk dimanipulasi sehingga banyak celah yang dapat digunakan untuk melakukan penipuan.
    Wah, berarti Electronic Clinic bukan penipu dong. Kan, barang dagangannya spare part LCD, LED, dan Plasma TV yang jelas-jelas pasar penjualannya nggak banyak, hanya ke teknisi elektronik?
    InsyaAllah kami jaga kepercayaan Anda!
  3. Hindari membeli barang black market (BM, selundupan)
    Selain melanggar hukum yang dapat menjerat Anda sebagai pembeli/penadah, barang selundupan yang dijual dengan harga murah karena tidak harus membayar pajak ini paling banyak menjadi sarana para penipu menjerat korbannya. Gunakan logika Anda, penyelundupan yang biasanya melibatkan mafia atau persekongkolan berani melanggar hukum yang lebih berat sanksinya untuk memperoleh keuntungan berlipat. Jadi, bukan hal yang mengkhawatirkan mereka untuk menipu Anda. Ibarat kata, melukai orang adalah hal yang sepele bagi seorang pembunuh bayaran.
    Kira-kira spare part yang dijual Electronic Clinic selundupan nggak yaa?
    Kami membayar pajak saat menerima pengiriman dari luar negeri. Jadi, maaf kalau kami tidak bisa menjualnya dengan harga lebih murah :)
  4. Waspada dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran
    Modus ini paling banyak digunakan untuk menarik perhatian calon korban. Mereka memasang harga jauh di bawah bahkan hingga setengah harga pasaran. Mereka biasanya berdalih bahwa barang yang mereka jual adalah barang black market sehingga bebas pajak. Berdasarkan pengalaman kami mengimport barang, pajak import tidak sampai 100% dari nilai objek pajak. Biaya yang harus ditanggung dari sektor pajak (Bea Masuk, PPn, PPh) adalah sekitar 25% dari harga beli. Jadi, tidak mungkin mereka dapat menjual barang dengan setengah harga pasar meskipun tanpa pajak. Seandainyapun bisa, kemungkinan besar barang tersebut adalah barang cacat, barang bekas, rekondisi atau jika itu sebuah perangkat maka kemungkinan besar sparepartnya telah banyak diganti.
    Yang dijual Electronic Clinic kan spare part, apanya yang mau diganti ya??
    Setiap pabrikan spare part juga memiliki kualitas yang berbeda Gan. Kami berusaha menyediakan spare part yang berkualitas karena kami juga memakainya untuk keperluan servis. Kalau menggunakan spare part berkualitas rendah kamipun akan rugi karena mudah rusak dan pengguna jasa servis kami akan mengklaim garansi pada kami.
  5. Waspadai penjual yang hanya bermodal Facebook atau web servis gratisan
    Facebook menjadi surga bagi penipu karena dengan mudah mereka dapat membuat akun, mengganti akun, membangun tempat berjualan, dan menjaring calon korban. Jangan terperdaya dengan fans atau like yang banyak karena dengan uang $5 atau sekitar 50 ribu rupiah mereka dapat membeli ribuan fans palsu. Juga jangan terperdaya dengan komentar status semacam testimonial seperti, "Thanks Gan, barang pesanan saya udah nyampe tadi siang" atau "Makasih Mas, barang sudah saya terima, mantab banget. Temen-temen saya mau ikut pesan nih, kalo pesan lebih dari satu dapet diskon lagi ga?" dan semacamnya. Beberapa penipu melengkapi akun facebook mereka dengan web servis gratisan seperti wordpress, blogspot, webly, atau dengan domain gratis seperti .co.cc atau .tk. Dengan web servis gratis tersebut mereka akan mudah mengganti dengan akun baru jika akun lama telah banyak dilaporkan sebagai penipu. Namun, banyak pula pedagang jujur yang baru memulai usahanya dan belum memiliki cukup modal untuk menyewa domain dan hosting berbayar. Jika Anda masih ragu, silakan tawarkan tips ke 6 di bawah. Buat rekan pedagang yang masih menggunakan web servis gratisan, ada baiknya Anda meningkatkan kepercayaan konsumen dengan menyisihkan sedikit modal untuk menyewa domain dan hosting. Bukankah kepercayaan konsumen adalah segalanya dalam usaha jual-beli?
    Makin yakin nih sama Electronic Clinic. Apalagi www.servis-lcd.com milik Electronic Clinic memakai domain berbayar. Jelas memang serius berjualan :D
  6. Usahakan untuk COD, CNC, atau menggunakan jasa pihak ketiga
    Jika si penjual berada di kota yang sama dengan Anda, sebaiknya Anda memilih sistem Cost On Delivery (COD) yang berarti Anda baru membayar ketika kurir penjual telah menyampaikan barang pesanan ke tangan Anda, Cost and Carry (CNC) yaitu dengan mendatangi toko/rumah si penjual. Namun jika lokasi penjual jauh dari lokasi Anda, tentunya tidak memungkinkan bagi kedua pihak untuk saling mengunjungi maka sebaiknya Anda memanfaatkan pihak ketiga sebagai perantara. Pihak ketiga ini bisa jadi keluarga yang kebetulan berdomisili di kota yang sama dengan penjual, atau jasa profesional seperti Rekening Bersama (Rekber). Dengan menggunakan Rekber berarti Anda harus mentransfer pembayaran ke rekening milik Rekber, setelah uang Anda diterima pihak Rekber, pihak Rekber akan mengirimkan konfirmasi ke penjual untuk mengirimkan pesanan Anda. Setelah barang Anda terima, barulah Rekber mengirimkan pembayaran Anda ke rekening penjual. Namun hati-hati juga dalam memilih jasa Rekber. Banyak juga kasus penipuan yang mengatasnamakan jasa Rekber.
    Electronic Clinic bersedia COD?
    Kami sangat menghargai jika Anda mengunjungi workshop kami, bisa sekaligus silaturrahim. Tersedia alamat lengkap plus peta google untuk mempermudah Anda menemukan kami. Kami juga siap menggunakan jasa pihak ketiga selama pihak ketiga tersebut merupakan penyedia jasa yang terpercaya pula. Kami juga siap mengantar pesanan bagi Anda yang di area Jakarta.
  7. Waspadai penjual yang mendesak Anda untuk mentransfer pembayaran
    Begitu mereka mengetahui Anda berminat terhadap produk yang mereka jual, mereka akan mendesak Anda untuk melakukan pembayaran secara transfer langsung. Mereka akan terus menghubungi Anda untuk menanyakan kepastian Anda melakukan transaksi. Bahkan sering pula dengan nada mengancam jika mereka merasakan gelagat bahwa Anda mencurigai mereka. Dan biasanya mereka akan menolak menggunakan jasa pihak ketiga (rekening bersama/rekber) untuk menjembatani transaksi, dengan berbagai alasan seperti keuntungan mereka tipis dan tidak mau dipotong lagi untuk membayar jasa rekber. Dan ketika Anda siap menanggung fee rekber, mereka akan berkilah dengan alasan-alasan lainnya.
    Bagaimana dengan Electronic Clinic?
    Kami tidak pernah mendesak Anda untuk segera bertransaksi. Produk yang kami jual merupakan produk yang ageless alias tidak terbatas waktu, tidak akan terjadi penurunan harga berarti dengan munculnya type baru dan merupakan produk yang juga kami gunakan sendiri untuk keperluan servis. Kami siap menggunakan jasa pihak ketiga selama pihak ketiga tersebut merupakan penyedia jasa yang terpercaya pula.
  8. Pastikan penjual menggunakan satu identitas
    Penipu biasanya mengganti-ganti nomor telepon, akun bank, akun facebook dan identitas lainnya untuk menutupi penipuan yang dilakukan sebelumnya. Pastikan nama pemilik rekening sama dengan nama penjual. Bila perlu, mintalah foto SIUP, NPWP, atau setidaknya KTP penjual.
    Hmm... Electronic Clinic menggunakan akun sariftv di semua forum dan sosial media yang diikuti, juga YM dan e-mail. Kok rekeningnya a/n Suripno?
    Benar, Sarif merupakan nama panggilan Suripno, founder Electronic Clinic sejak kecil. TV, tentu saja karena Sarif dikenal sebagai spesialis teknisi TV sejak masih sebagai karyawan di bengkel orang lain hingga membuka usaha sendiri.
    Kami sedang dalam proses perkembangan dan pembenahan diri untuk lebih profesional. Sementara ini kami menggunakan rekening pribadi, namun nantinya akan ada pembenahan setelah segala syarat yang diperlukan dapat kami penuhi.
  9. Ingat, Pembeli adalah Raja
    Anda adalah pemegang kendali dalam proses jual-beli. Andalah yang menentukan untuk membeli suatu barang atau tidak, kapan Anda akan membeli, dan pada siapa Anda akan membelinya. Pastikan Anda nyaman dan aman dalam bertransaksi online. Lebih baik Anda mengeluarkan sedikit dana tambahan dari pada Anda menjadi korban penipuan. Bertransaksi dengan tatap muka jauh lebih aman, setidaknya untuk transaksi pertama.
Read more

Saturday, August 18, 2012

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H


Electronic Clinic, Servis-LCD.com, dan segenap karyawan mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H” kepada seluruh konsumen, pelanggan, serta rekanan yang merayakannya. Minal Aidin Wal Faidzin, Taqoballahu mina wa minkum.
Read more

Thursday, May 03, 2012

Promosi Dalam Industri Jasa


Dalam usaha servis lcd maupun usaha jasa lainnya, promosi memegang peranan yang cukup penting. Bagaimana Electronic Clinic Specialis Servis LCD, LED, dan Plasma TV yang membuka workshop di Jakarta dapat memperoleh pelanggan dari luar Jakarta, bahkan dari luar Pulau Jawa semua tidak lepas dari promosi yang dilakukan. Pada era digital ini, media internet menjadi sarana yang menjanjikan sebagai media promosi usaha kita. Tahun 2012 ini pengguna internet di Indonesia mencapai lebih dari 50 juta jiwa.

Salah satu cara berpromosi melalui internet adalah dengan menggunakan Google Adword. Google Adword merupakan servis yang diberikan Google sebagai solusi iklan berbasis klik dengan menggunakan kata kunci pencarian sebagai kunci untuk menampilkan iklan kita. Jadi kita hanya membayar jika iklan kita diklik oleh pengunjung.
Pada saat-saat tertentu, Google Adword menyebar voucher gratis sebesar 300.000 rupiah kepada pemilik akun Google yang dapat digunakan untuk memasang iklan melalui Google Adword. Jika Anda memiliki akun Google (Gmail) silakan periksa email Anda.
Read more

Friday, April 13, 2012

Cara Kerja Plasma TV


Ternyata masih banyak masyarakat konsumen yang belum mengerti perbedaan antara Plasma TV, LCD TV, dan LED TV. Berikut ini kami coba menjelaskan perbedaan ketiga jenis display TV tersebut dengan memahami definisi masing-masing. Pada bagian pertama ini akan kita pelajari mengenai Plasma TV.

Plasma TV merupakan perangkat televisi yang menggunakan PDP (Plasma Display Panel). Disebut sebagai Plasma karena menggunakan teknologi sel-sel kecil yang berisi gas ion.

Panel biasanya memiliki jutaan sel kecil di ruang-ruang sekat antara dua panel kaca. Ruang bersekat atau “bohlam” atau “sel” ini, berisi campuran antara gas mulia dan sedikit merkuri. Sel-sel ini seperti halnya lampu plasma dalam skala kecil dan banyak.

Ketika merkuri yang menguap dan tegangan diterapkan di seluruh sel, gas dalam sel membentuk plasma. Dengan aliran listrik (elektron), beberapa elektron menabrak partikel merkuri karena elektron bergerak melalui plasma, sejenak akan meningkatkan tingkat energi molekul sampai kelebihan energi dilepaskan. Merkuri melapas energi ultraviolet (UV) foton. Foton UV kemudian membentur fosfor yang dicat di bagian dalam sel. Ketika foton UV membentur molekul fosfor, sesaat akan menaikkan tingkat energi dari sebuah elektron orbit luar dalam molekul fosfor, mengubah elektron yang stabil menjadi tidak stabil. Elektron kemudian melepaskan kelebihan energi sebagai sebuah foton dengan tingkat energi yang lebih rendah dari cahaya UV. Energi foton ini sebagian besar dalam kisaran inframerah tetapi sekitar 40% berada dalam kisaran cahaya tampak. Perbedaan warna cahaya dapat terlihat tergantung pada fosfor yang digunakan. Setiap pixel dalam sebuah layar plasma terdiri dari tiga sel yang terdiri dari warna primer (RGB) dari cahaya tampak. Variasi tegangan dari sinyal ke sel-sel memungkinkan warna yang dirasakan berbeda.

Read more

Sunday, March 18, 2012

LED TV, Benarkah Hemat Energi?

Teknologi hemat energi, begitulah slogan yang selalu disuarakan oleh produsen hingga penjual LED TV. Namun benarkah LED TV merupakan solusi hemat energi dan benarkah LCD TV mampu menghemat energi secara signifikan?
Sekarang ini teknologi informasi mengalami perkembangan pesat. Salah satu media informasi yang pa­ling familiar bagi semua kalangan adalah televisi (TV). Hal lumrah, karena menonton tv menjadi aktivitas favorit ketika berada di rumah. Apalagi pilihan acara yang disajikan berbagai stasiun tv sangat beragam dan full 24 jam. Bukan hal aneh jika layar tv akan selalu hidup selama 24 jam pula. Otomatis, alat peng­ukur pemakaian listrik akan ber­jalan selama power tv anda dalam posisi on. Resikonya daya listrik yang ter­pakai menjadi tinggi.
Sebenarnya langkah preventif pe­ma­kaian daya listrik yang tinggi bisa di­mulai se­menjak awal yaitu ketika anda ingin membeli tv. Logikanya, anda harus bisa menemukan jenis tv yang punya de­­sain fisik cantik dan hasil visual yang optimal serta hemat listrik.
Para produsen televisi raksasa se­­­­perti Sony, Panasonic, Sharp, Poly­tron, Toshiba, Samsung maupun LG Enter­prises tak henti berinovasi. Banyak ca­ra yang mereka lakukan untuk men­cip­takan produk terbaik serta hemat energi. Karena perebutan pangsa pasar tv berada pada lingkaran tersebut, di mana setiap merek berlomba-lomba un­tuk menciptakan produk yang hemat energi dan ramah lingkungan.
Berl­atarbelakang itulah kemudian lahirlah eco-tv. Keunggulan eco-tv ada­lah mampu menghemat energi dan ramah lingkungan. Saat ini penggemar eco-tv tengah marak di Je­pang. Beberapa produsen tv yang mem­produksi eco-tv adalah Sharp, Toshiba, Panasonic dan Sony.
Semakin maraknya tv berlabel hemat energi yang beredar dipasaran. Apakah anda sebagai konsumen, serta merta per­­caya pada tulisan ‘hemat energi’ ter­sebut? Sebaiknya anda jangan lang­sung percaya dengan tulisan hemat energi tersebut. Karena itu, sebaiknya anda harus bisa memahami jenis-jenis tv dan berapa besar pemakaian energi listriknya terlebih dahulu sebelum be­r­angkat ke toko elektronik untuk mem­beli tv baru.
Nah, ketika anda telah benar-benar me­mahami berbagai jenis tv dengan kelebihan dan kekurangannya. Silahkan anda mengujungi toko elektronik langgan­an anda. Di sana anda akan disuguhi berbagai jenis tv dengan desain-desain yang menarik. Dari harga yang termurah sampai harga yang paling mahal. Dari fa­silitas yang sederhana hing­ga fasilitas yang tercanggih.
Dulu anda pasti familiar dengan tv tabung (tv analog) yaitu tv yang de­­sainnya gendut. Pilihan tv tabung ini sekarang tak hanya layar cembung tapi juga layar datar. Tapi kemudian tv ta­bung mulai mengalami pergeseran ke arah tv digital. Ditandai dengan hadirnya LCD TV (liquid crystal display). LCD TV muncul dengan tawaran harga yang ekonomis tapi menyajikan fitur-fitur yang menarik. Desainnya juga sangat cantik, berlayar datar dan tipis se­hingga bisa ditempel di dinding. LCD TV menawarkan fasilitas HDMI dan full HD TV sehingga hasil visual serta suaranya sangat memuaskan. LCD TV benar-benar hadir dengan menawarkan ke­mewahan visual hingga mindset para konsumen berpaling dari tv tabung ke LCD TV.
Selanjutnya, setelah LCD TV hadir, mun­cul dua jenis tv baru yakni plasma tv dan LED TV. Di awal kemunculannya, plasma tv sempat meraih apresiasi cu­kup besar dari konsumen. Namun pasar dari plasma tv ini kurang luas karena harganya relatif mahal dan butuh daya listrik yang besar. Sebab itulah, meskipun plasma tv hadir setelah LCD TV tapi konsumen lebih cenderung untuk kembali memilih LCD TV.
Lantas bagaimana dengan LED TV? Ternyata teknologi tv dengan meng­gu­nakan layar LED (light emitting diode) justru menjadi jenis tv yang paling hemat dibandingkan dengan tv yang lain.
Menurut ahli elektronika dari Pu­sat Penelitian Elektronika dan Te­le­ko­munikasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Masyuri Wahab, di­lihat dari sudut pandang teknologinya, LED TV memang menawarkan peng­he­ma­tan energi secara signifikan. Jika di­bandingkan dengan tv tabung. LED TV mampu menghemat daya hing­ga 50 persen. Sementara, jika dibandingkan dengan LCD TV, LED TV bisa menghemat daya 20-30 persen. Hal itu disebabkan LED TV menggunakan pencahayaan dari LED yang mengkonsumsi daya listrik lebih rendah.
Namun, berbekal pemahaman akan ber­bagai jenis tv tersebut masih belum lah cukup. Ada satu point yang harus dicatat dan dipraktekan ketika anda akan memutuskan membeli tv.
Menurut hemat Michiyuki Sugino, De­puti General Manager dari Sistem Au­dio­visual Sharp, anda harus menyentuh layar tv-nya ketika tv dicoba di toko. Ke­­tika menyentuh layar tv secara lang­­­­­sung, anda dapat merasakan pa­nas yang dihasilkan oleh komponen elektro­nik di dalam tv yang berlebihan. Dan jika jemari anda merasakan panas pada layar tv dan juga bagian belakang dari tv ter­sebut, artinya anda bakal mem­bayar listrik lebih mahal.
Memang ada berbagai macam tv di pasaran. Anda makin bingung me­mi­lih? LCD TV hadir dengan tawaran ta­­­­waran harga yang menggiurkan kon­­­­­sumen, dimana harganya lebih eko­nomis dibanding plasma tv. Sehingga konsumen merasa dimanjakan dengan ke­mewahan teknologi yang masuk akal dengan kantongnya.
Keunggulan LCD TV antara lain sa­tu, mampu menghasilkan warna yang lebih realistis. Dua, teknologi anti glare (tanpa bayangan). Tiga, pilihan ukuran lebih beragam dari ukuran 14 inchi hingga ukuran terbesar. Empat, tidak ada radiasi yang dipancarkan. Lima, efisien karena dapat digunakan juga  sebagai monitor komputer. Enam, kebutuhan sumber daya listrik yang lebih rendah dibanding plasma tv.
Namun kelemahannya pun ada, yakni satu, kualitas gambar akan me­­nurun apabila dilihat pada sudut pandang yang lebar. Dua, untuk ukuran yang besar, harganya lebih mahal apabila dibandingkan dengan plasma tv. Tiga, refresh rate dan response time yang jauh lebih rendah dibandingkan plasma, sehingga kadang menghasilkan gambar yang kabur.
Selanjutnya Plasma Display Panel (PDP) atau lebih dikenal sebagai plasma tv merupakan salah satu jenis teknologi tv layar datar bisa memproduksi tv layar datar dengan ukuran besar secara massal.
Sedangkan LED TV, pada dasarnya LED TV merupakan pengembangan dari LCD TV. LED TV menggunakan back­light sebagai pengganti cahaya fluorescent yang digunakan pada jenis LCD TV. Ada dua macam bentuk LED TV yang beredar di pasaran: RGB LED dengan LED yang diletakkan di belakang panel layar, atau EDGE-LED dimana LED diletakkan di sekeliling layar.
Kelebihan tv LED antara lain ting­kat contrast yang jauh lebih tinggi di­bandingkan LCD TV setara atau bahkan lebih tinggi daripada plasma tv dan memungkinkan produsen un­tuk memproduksi televisi layar datar dengan ukuran super tipis, dengan ketebalan sekitar 2.5 cm. Kelemahan utamanya adalah harganya yang lebih mahal untuk ukuran yang sama. Harga LED TV yang termurah sekitar 1,5 kali lipat LCD.
Akhirnya, semuanya terpulang kem­bali kepada anda sebagai calon pembeli. Apabila anggaran yang tersedia mencukupi, pemilihan LED TV nampaknya cukup tepat, mengingat LED TV sudah dipersiapkan untuk teknologi tv digital yang benar-benar akan menggantikan TV analog pada tahun 2018. Namun apabila anggaran terbatas, LCD TV merupakan pilihan yang paling pas, mengingat fitur yang disediakan sudah cukup memadai, lebih ringan, serta lebih hemat energi apabila dibandingkan dengan plasma tv.

Pilihan Eco-TV di Pasaran

Label hemat energi bisa diliat pada sebagian besar merek tv dipasaran. Salah satunya adalah tv 32” D Series Aquos TV milik Sharp. Tv ini menawarkan sesuatu yang berbeda. Bila calon pembeli menyentuh bagian depan maupun belakang dari TV, mereka tidak akan merasakan panas sama sekali.
Toshiba juga tak mau kalah yaitu dengan meluncurkan Toshiba Regza AL10. Tv ini menggunakan teknologi LED dan mampu menghadirkan pengalaman menonton televisi dengan warna yang nyata namun tetap hemat energi. “Kami melihat tingginya kesadaran masyarakat Indonesia akan gaya hidup ramah lingkungan, produk ini sangat tepat bagi konsumen yang ingin menyaksikan tayangan dengan kualitas gambar terbaik namun dengan energi yang efektif dan efisien,” jelas Fransisca Maya, Marketing Manager, PT Toshiba Visual Media Network Indonesia dikutip dari kompas.com. Demi kenyamanan konsumen, televisi ini juga dilengkapi dengan PC Input dan HDMI agar dapat dengan mudah memutar file digital dengan kualitas tinggi.
Mengikuti jejak pesaingnya, Sony juga memproduksi eco-tv dengan tipe Bravia VE5 Series yang mampu menghemat energi 40 persen dibanding dari LCD TV biasa. Fitur tambahan di dalamnya adalah sensor yang mampu mendeteksi gerakan, jika tidak ada gerakan di depannya sama sekali, maka tv akan mati secara otomatis.
Panasonic juga tak mau jauh-jauh dari tren tv hemat energi belakangan ini. Panasonic meluncurkan tipe 42” Viera V series. Tipe ini lebih menghemat energi dibanding generasi sebelumnya. Dan dengan penggunaan teknologi di bidang eco-tv, dari segi harga tidak akan mengalami peningkatan dari tipe-tipe sebelumnya.

(Copas dari http://www.listrikindonesia.com/pakai_tv_led_benarkah__hemat_listrik__180.htm)
Read more

Sunday, January 01, 2012

Belajar Menguraikan Fungsi Pin LVDS

Pada artikel pertama di tahun 2012 ini, Electronic Clinic - Spesialis Servis LCD akan mengajak rekan-rekan teknisi untuk belajar bersama-sama  Menguraikan Fungsi Pin LVDS pada TV LCD.

Jika pada TV CRT (TV Tabung), papan induk mengeluarkan signal analog berupa signal Red, Green, dan Blue menuju blok RGB untuk diproses menjadi gambar. Adapun pada TV LCD, dari papan induk akan mengeluarkan signal data untuk mengirim data gambar yang akan diproses oleh Blok Timing Control.

Mari kita simak tabel berikut ini.

Tabel Input Signal& Power Panel LTA 320WT-L05, Connector: Fi-E30S (JAE)

  • Pin 1,2,3 No Connection. Tetapi untuk type baru seperti Sony, Pin 1 dan 2 dipakai untuk SClk-1 dan SData-1,berfungsi untuk mengecek panel.
  • Pin 5 dan 6 Rx0- & Rx0+ befungsi membawa data gambar warna merah dan sebagian warna hijau (R2,R3,R4,R5,R6,R7,dan G2) untuk format JEIDA (normal), untuk format VESA RX0 membawa warna R0,R1,R2,R3,R4,R5 DAN G0.
  • Pin 8 dan 9 RX1- & RX1+ berfungsi membawa data gambar warna hijau dan sebagian warna biru (G3,G4,G5,G6.G7,B2 dan B3) untuk format JEIDA. Untuk format VESA RX1 membawa warna G1,G2,G3,G4,G5,B0,dan B1.
  • Pin 11 dan 12 RX2- & RX2+ berfungsi membawa warna biru, horizontal sinkron, vertical sinkron dan enable (B4,B5,B6,B7, HSYNC,VSYNC,dan D EN) VESA RX2 membawa warna B2,B3,B4,B5,HSYNC,VSYNC dan Data enable.
  • Pin 14 dan 15 RX clk- dan RX clk+
  • Pin 17 dan 18 RX 3- dan RX 3+ berfungsi membawa warna merah, hijau, dan biru (R0,R1,G0,G1,B0 dan B1) untuk format JEIDA(normal), untuk format VESA RX 3 membawa warna R6,R7,G6,G7,B6 dan B7.
  • Pin 21 LVDS OPTION fungsinya untuk memindah LVDS format VESA/Normal posisi High/3,3v dan posisi JEIDA posisi 0v/GND.

Sistem pencahayaan warna di LCD TV berbeda dengan CRT. Jika pada TV CRT semakin besar tegangan input RGB semakin terang warnanya maka di LCD TV hanya berupa logika 1 dan 0.
Misalnya, warna merah mempunyai 7 titik, R0,R1,R2,R3,R4,R5,R6,R7. R0 = merah gelap, R1 lebih terang, hingga R7 = merah terang.

Untuk jelasnya bisa lihat Tabel di bawah ini.

Read more

Saturday, December 24, 2011

Sistem Kerja Tegangan LCD Sony 32BX 300

Bismillah. Apa yang saya tulis di bawah ini saya harap bisa sedikit membantu bagi rekan teknisi dalam memahami sistem kerja tegangan pada TV LCD Sony 32BX 300. Pemahaman prinsip kerja suatu merek dan type TV sangat penting dalam servis LCD TV untuk mempercepat teknisi menemukan kerusakan. Beberapa merek dan tipe LCD TV (terutama Sony) seringkali berbeda dengan prinsip kerja merek dan tipe lainnya, sehingga seringkali menjebak teknisi melakukan kesalahan prediksi.
Tulisan saya ini tidak berpanduan buku ataupun service manual, hanya semata-mata hasil pengukuran dan analisa. Jadi, jika ada kekurangan kami mohon kritik dan sarannya.
  1. Pada saat AC power cords (colokan listrik) dihubungkankan ke stop kontak (steker), tegangan STB 3.3v keluar .
  2. Pin  AC OFF DET keluar tegangan 3.3v juga. Pin  ini berfungsi untuk mendeteksi tegangan AC 220V. Kalau tegangan tidak normal, tegangan pada pin AC OFF DET ini akan menjadi  0V dan memberi isarat ke MCU untuk berhenti proses. Jika tegangan AC normal, tegangan pada pin AC OFFDET menjadi 3.3v dan MCU siap ke proses selanjutnya (pada proses ini lampu indikator standby belum menyala).
  3. Setelah AC OFF DET normal MCU memberi perintah ON power suply melalui pin POWER ON
  4. Dari power suply keluar tegangan REG 12V, AUDIO 12V dan 24V inverter.
  5. Saatnya MCU bekerja lagi menganalisa tegangan yang masuk ke mainboard sekaligus menganalisa hardware yang terpasang di mainboard sudah siap bekerja apa belum. Jika hardware sudah siap, baru lampu indikator menyala merah dan TV siap dihidupkan.
  6. Tombol power ditekan, lampu indikator dari merah berubah menjadi hijau. Pada proses ini MCU bekerja lagi mengecek Blok T-CON sudah siap apa belum. Jalau belum siap atau terjadi kerusakan pada blok T-CON,  TV kembali standby. Sebaliknya, jika blok T-CON sudah siap dilanjutkan memberi tegangan ke T-CON.
  7. Pin T-CON on diberi tegangan 3.3V oleh mainboard. Di pin T-CON, VCC 12V power suply keluar tegangan 12V untuk men-supply Blok T-CON.
  8. Proses dilanjutkan, MCU memberi perintah untuk menyalakan INVERTER melalui pin BL ON di power supply (tegangan sekitar 3.3V). Kalau backlight tidak nyala karena kerusakan di inverter atau di lampunya, pin BL-ERR akan memberi perintah MCU untuk berhenti, proses TV akan kembali ke standby.

Urutan ini bisa dijadikan acuan pada blok mana yang terjadi kerusakan jika Anda mendapat servis LCD TV Sony 32BX 300.
Read more